Ternyata perubahan cuaca yang terjadi di sekitar kita dapat juga menjadi pencetus timbulnya rasa sakit kepala sebelah atau migrain. Para peneliti dalam jurnal neurologi menyebutkan bahwa temperatur tinggi dengan tekanan barometrik rendah dapat menjadi pencetus timbulnya migrain. “Sakit kepala migraine dapat terjadi pada lebih dari separuh populasi,” kata Kenneth Mukamal, MD, MPH, salah satu penulis utama pada jurnal ini. Sekitar 18% wanita dan 6% pria di Amerika Serikat melaporkan bahwa mereka memiliki migrain, umumnya usia muda dan menengah.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sakit kepala dapat disebabkan oleh faktor eksternal. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa faktor lingkungan berperan di dalam kesehatan kita. Mukamal merekomendasikan bahwa pasien dengan sakit kepala sebaiknya mencari bersama-sama faktor pencetus dengan dokter mereka sehingga dokter dapat meresepkan obat sebagai profilaksis (pencegah) sakit kepala yang disebabkan karena cuaca.
Bagi teman-teman yang memiliki riwayat sakit kepala migrain, harap menjaga kesehatannya, dan menyiapkan obat penghilang rasa sakit, namun jika rasa sakit tidak berkurang segera menghubungi dokter. Namun, selain karena faktor cuaca, faktor pencetus lain terjadinya migrain adalah makanan, alkohol, stress dan hormon. Jadi kita harus lebih berhati-hati dan waspada. Semoga info ini bisa bermanfaat bagi kita semua.
Salam.
by. JLTK ; Sumber: klikdokter.com
Obat sakit kepala mengandung bahan kimia,ap tdak berbahaya bagi saraf kepala yang sakit/Tapi gtau jg sih….